Pages

Wednesday, September 12, 2012

Luka


Secarik  kertas putih nan bersih
Tergores kisah pedih
Tinta hitam ini

Menari lembut merangkai kata
Hujan air mata
Membasahi kisahku
Dalam nuansa kelabu
Ku terperangkap karma
Tinta hitam pengawalku
Melawan hujan tangisan
Ku masih menuangkan
Rangkaian kata kisahku
Ku tak tahu entah sampai kapan
Ku tak tahu kapan akan usai
Mungkin sampai cinta sejatiku
Bawa diriku kabur dari kisah ini 

No comments:

Post a Comment